Monitoring Pembangunan Jalan Cor Blok Padat Karya di Padukuhan Sambeng II

 

Sambirejo, 2 September 2026 — Pemerintah Kalurahan Sambirejo bersama Pendamping Desa dan Jawatan Kemakmuran melaksanakan monitoring pembangunan jalan cor blok melalui kegiatan Padat Karya Penerapan Tata Nilai Semangat Keyogyakartaan yang bersumber dari Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2026 di Padukuhan Sambeng II, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan monitoring dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kalurahan Sambirejo dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Monitoring tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan pekerjaan, memastikan kesesuaian volume dan kualitas pekerjaan dengan rencana yang telah ditetapkan, serta memastikan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan padat karya.

Berdasarkan hasil monitoring, pekerjaan pembangunan jalan cor blok telah berjalan selama dua hari dan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Pelaksanaan kegiatan terus dipantau agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi teknis pekerjaan, penggunaan anggaran, maupun ketepatan waktu pelaksanaan.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pembangunan jalan tersebut memiliki volume 230 meter x 3 meter dengan ketebalan 12 sentimeter, atau setara dengan sekitar 82,8 m³. Kegiatan direncanakan dilaksanakan selama 18 hari, dengan melibatkan sebanyak 60 orang tenaga kerja atau mencapai 1.080 Hari Orang Kerja (HOK).

Adapun anggaran kegiatan sebesar Rp175.000.000, yang bersumber dari APBKal melalui Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelaksanaan monitoring, Pendamping Desa dan Jawatan Kemakmuran juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Sambirejo serta TPK guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Aspek kualitas pekerjaan, kesesuaian volume, ketepatan pelaksanaan, serta optimalisasi keterlibatan masyarakat menjadi perhatian dalam monitoring tersebut.

Melalui kegiatan Padat Karya ini, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus membuka kesempatan kerja dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat kalurahan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya penerapan nilai-nilai Semangat Keyogyakartaan melalui penguatan gotong royong, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemkal Watusigar Salurkan BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus

Progres Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026 Kapanewon Ngawen Masih Berlangsung