Rembug Stunting Kalurahan Beji Sepakati Prioritas Pencegahan dan Bentuk Tim Pengawal Usulan
BEJI, NGAWEN — Kalurahan Beji, Kapanewon Ngawen, melaksanakan kegiatan Rembug Stunting pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi agenda penting karena Beji merupakan satu-satunya kalurahan di wilayah Kapanewon Ngawen yang baru melaksanakan rembug stunting tahun ini.
Sebanyak 46 peserta mengikuti forum tersebut. Mereka berasal dari unsur Kader Posyandu, pendidik PAUD, kader KB, anggota Bamuskal, Pamong Kalurahan, serta jajaran teknis dari Puskesmas Ngawen 1 dan Kapanewon Ngawen.
Kegiatan dibuka oleh Lurah Beji, Sri Idhayati, dilanjutkan dengan sambutan dari Kapanewon Ngawen yang diwakili Cahyo Pramono dari Pendamping Desa. Dalam sambutannya, ditekankan pentingnya pendampingan terhadap program prioritas nasional agar dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di tingkat kalurahan.
Penguatan dari sisi kesehatan disampaikan Kepala Puskesmas Ngawen 1, dr. Pudji Astuti, yang memberikan pengarahan terkait upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Memasuki agenda utama, peserta mengikuti diskusi panel/pleno yang dipandu Kamituwo Kalurahan Beji, Age Indra Setyanto. Forum menghasilkan pemetaan persoalan, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat terkait pencegahan stunting secara lebih terarah.
Yang menjadi keputusan penting dalam rembug tersebut adalah pembentukan tim delegasi khusus untuk mengawal hasil pembahasan. Tim yang terdiri atas Prita, Titik Sularni, dan Tilar Suprihatin mendapat mandat membawa serta mengadvokasi seluruh usulan prioritas hasil rembug agar masuk dalam pembahasan Musyawarah Kalurahan (Muskal) Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal).
Langkah tersebut dinilai penting agar hasil rembug tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut menjadi bagian dari perencanaan dan penganggaran program di Kalurahan Beji.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan produktif. Rembug Stunting ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus komitmen bersama dalam memperkuat program pencegahan dan penanganan stunting di Kalurahan Beji.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, tindak lanjut hasil rembug kini diarahkan pada proses advokasi dan pengawalan usulan melalui Muskal RKPKal, sehingga program penanganan stunting dapat memperoleh dukungan perencanaan dan penganggaran yang lebih konkret.


Komentar
Posting Komentar