Monitoring Perdana Budidaya Sapi Sistem Gaduh BUMKal Kencana Watusigar Tunjukkan Perkembangan Positif



Watusigar, Jumat, 17 Juli 2026 – Pengurus BUMKal Kencana Watusigar bersama Pemerintah Kalurahan Watusigar dan Tim Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Ngawen melaksanakan monitoring perdana program budidaya sapi sistem gaduh yang dijalankan oleh tujuh petani penggaduh di Kalurahan Watusigar, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pemeliharaan sapi sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani agar program berjalan sesuai harapan. Dari tujuh petani penggaduh, terdapat satu petani yang memelihara dua ekor sapi, sehingga hingga saat ini jumlah sapi milik BUMKal Kencana Watusigar yang digaduhkan mencapai delapan ekor.

Berdasarkan hasil monitoring, perkembangan kondisi sapi secara umum dinilai sangat baik. Pertumbuhan ternak menunjukkan hasil yang positif dan para petani telah melaksanakan pemeliharaan dengan cukup optimal. Meski demikian, tim monitoring memberikan beberapa catatan, terutama terkait kebersihan kandang yang perlu terus ditingkatkan guna menjaga kesehatan ternak dan mencegah timbulnya penyakit.

Pengurus BUMKal Kencana Watusigar berharap seluruh petani penggaduh dapat menindaklanjuti masukan yang diberikan sehingga program budidaya sapi sistem gaduh dapat berjalan semakin baik. Dengan pemeliharaan yang optimal, diharapkan seluruh sapi dapat tumbuh sehat hingga memasuki masa penjualan dan memberikan manfaat ekonomi bagi BUMKal maupun para petani penggaduh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemkal Watusigar Salurkan BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus

Progres Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026 Kapanewon Ngawen Masih Berlangsung