Pembinaan Kelompok Tani dan Gapoktan Kalurahan Tancep Perkuat Kapasitas Kelembagaan Petani

 

Ngawen – Pemerintah Kalurahan Tancep menggelar kegiatan Pembinaan Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) pada Kamis (18/6/2026) di Pendapa Katentreman Kalurahan Tancep. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas Lurah beserta perwakilan pamong kalurahan, pengurus Gapoktan, Poktan, Kelompok Wanita Tani (KWT), Pendamping Desa, serta perwakilan petani.

Acara dipandu oleh Ulu-Ulu Kalurahan Tancep, Bapak Pirngadi, SH, sebagai pembawa acara. Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Lurah Kalurahan Tancep, sebelum memasuki sesi pembinaan yang menghadirkan narasumber dari bidang pendampingan dan penyuluhan pertanian.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Cahyo Pramono, Pendamping Kapanewon Ngawen. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok tani melalui manajemen organisasi yang baik, tertib administrasi, pencatatan dan pelaporan kegiatan, serta dokumentasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kelompok tani.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ibu Ida Aisiyah Kusumawati, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kalurahan Tancep dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ngawen. Ia mengajak seluruh kelompok tani untuk terus menjaga kekompakan dan aktif mengadakan pertemuan rutin guna membahas potensi, permasalahan, serta perkembangan kelompok.

Selain penguatan kelembagaan, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai budidaya pertanian, meliputi pemanfaatan varietas padi unggul yang tahan terhadap serangan penyakit dan berpotensi menghasilkan panen optimal. Materi lainnya mencakup upaya mengembalikan kesuburan tanah, penerapan pemupukan berimbang, hingga identifikasi dini terhadap hama dan penyakit tanaman sebagai langkah antisipasi dalam menjaga produktivitas pertanian.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan kapasitas kelembagaan Poktan, Gapoktan, dan KWT di Kalurahan Tancep semakin meningkat sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai penutup rangkaian acara.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemkal Watusigar Salurkan BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus

Progres Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026 Kapanewon Ngawen Masih Berlangsung