Waktu Pendamping Desa yang Dinamis, Malam Hari Tetap Dampingi Persiapan Lomba Perpustakaan

 

Ngawen, Selasa 12 Mei 2026 — Dedikasi dan semangat kerja Pendamping Desa kembali terlihat dalam aktivitas pendampingan yang dilakukan tanpa mengenal waktu. Meski berlangsung pada malam hari, Pendamping Desa tetap aktif menjalankan tugas pendampingan demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah desa.

Pada Selasa malam (12/5/2026), Pendamping Desa melaksanakan kegiatan pendampingan persiapan lomba perpustakaan tingkat kabupaten di Perpustakaan Wijaya Tancep. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan, pembinaan, serta penguatan kesiapan perpustakaan dalam menghadapi proses penilaian lomba tingkat kabupaten.

Pendampingan tersebut difokuskan pada berbagai aspek penting pengelolaan perpustakaan, mulai dari administrasi, pelayanan kepada pengunjung, penataan ruang perpustakaan, inovasi program literasi, hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung. Seluruh persiapan dilakukan secara maksimal agar perpustakaan mampu menampilkan kualitas terbaik saat proses penilaian berlangsung.

Suasana pendampingan malam itu terlihat penuh semangat dan kebersamaan. Para pengelola perpustakaan bersama tim pendamping saling berkoordinasi untuk memastikan setiap aspek penilaian dapat dipersiapkan dengan baik. Penataan dokumen administrasi, penyusunan program unggulan, hingga pembenahan ruang baca dilakukan secara teliti demi memberikan kesan yang nyaman, rapi, dan edukatif.

Perpustakaan Wijaya Tancep sendiri dipercaya untuk mewakili tingkat Kapanewon Ngawen dalam ajang lomba perpustakaan tingkat kabupaten. Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri bagi pengelola perpustakaan dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.

Pendamping Desa menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kualitas literasi masyarakat desa. Perpustakaan bukan hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga diharapkan menjadi pusat belajar, ruang kreativitas, dan sarana pemberdayaan masyarakat.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara intensif, diharapkan Perpustakaan Wijaya Tancep mampu menampilkan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki. Tidak hanya mengejar prestasi dalam lomba, tetapi juga membangun semangat pengembangan budaya literasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa peran Pendamping Desa tidak terbatas pada jam kerja formal semata. Dengan waktu kerja yang dinamis, para pendamping tetap hadir dan aktif membersamai masyarakat serta lembaga desa dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan, termasuk dalam bidang pendidikan dan literasi.

Dukungan terhadap pengembangan perpustakaan desa dinilai sangat penting, terutama dalam meningkatkan minat baca masyarakat serta memperluas akses pengetahuan bagi semua kalangan. Dengan pengelolaan perpustakaan yang baik dan inovatif, diharapkan keberadaan perpustakaan desa dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Melalui kerja sama dan semangat gotong royong antara pengelola perpustakaan, pemerintah kalurahan, serta Pendamping Desa, Perpustakaan Wijaya Tancep diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dalam lomba tingkat kabupaten sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan perpustakaan desa lainnya di wilayah Kapanewon Ngawen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemkal Watusigar Salurkan BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus

Apel Pagi, 10 November 2025