TPP Ngawen Gelar Rapat Koordinasi Perdana April 2026, Bahas Program Strategis dan Penguatan Kinerja
Ngawen, 8 April 2026 — Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Ngawen menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana di bulan April 2026 pada Rabu (8/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur TPP, baik Pendamping Desa (PD) maupun Pendamping Lokal Desa (PLD), sebagai langkah awal menyusun strategi dan menyelaraskan program kerja di bulan berjalan.
Rakor tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi internal serta memastikan seluruh agenda pendampingan desa dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Dalam pertemuan ini, sejumlah isu strategis dan rencana kerja dibahas secara komprehensif.
Beberapa materi utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain:
1. Pengajuan Tahap I Dana Desa
TPP Ngawen melakukan evaluasi terkait pengajuan tahap pertama Dana Desa. Dalam pembahasan tersebut, diketahui bahwa Kalurahan Jurangjero masih belum mengajukan pencairan tahap I, sehingga perlu dilakukan percepatan dan pendampingan lebih lanjut agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan desa.
2. Musyawarah Kalurahan (Muskal) LPJ Bumkal
Dari enam kalurahan yang ada, empat di antaranya telah melaksanakan Muskal Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal). Sementara itu, Kalurahan Sambirejo dan Jurangjero masih dalam proses dan menjadi perhatian khusus agar segera menyusul pelaksanaan Muskal tersebut.
3. Pembagian Tugas Pemeringkatan Bumkal dan Bumkalma
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan usaha desa, TPP Ngawen juga membahas pembagian tugas untuk kegiatan pemeringkatan Bumkal dan Bumkalma. Pembagian ini diharapkan dapat mempercepat proses penilaian sekaligus meningkatkan akurasi dan objektivitas hasil evaluasi.
4. Monitoring Kegiatan Bumkal Ketahanan Pangan
Isu ketahanan pangan juga menjadi salah satu prioritas. TPP Ngawen akan melakukan monitoring terhadap berbagai kegiatan Bumkal yang berfokus pada ketahanan pangan, guna memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
5. Dokumentasi Kegiatan TPP
Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh TPP Ngawen diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik melalui blok TPP Ngawen. Dokumentasi ini penting sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus bahan evaluasi dan pelaporan kinerja.
Menariknya, rakor kali ini tidak dilaksanakan di kantor seperti biasanya, melainkan di sebuah rumah makan. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab antar anggota TPP. Dengan suasana yang lebih cair, diharapkan komunikasi dan kebersamaan tim semakin terjalin erat.
Koordinasi yang kuat dan suasana kerja yang harmonis menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan pendampingan desa. Melalui rakor perdana ini, TPP Ngawen optimistis dapat menjalankan berbagai program di bulan April 2026 dengan lebih terarah, efektif, dan berdampak positif bagi perkembangan desa-desa di wilayah Ngawen.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar