Jumat, 10 April 2026

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Fasilitasi Ulu-Ulu Kalurahan Beji Susun RAB Pembangunan Talud dan Jalan Usaha Tani

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Fasilitasi Ulu-Ulu Kalurahan Beji Susun RAB Pembangunan Talud dan Jalan Usaha Tani



Beji, Ngawen – Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kapanewon Ngawen melaksanakan fasilitasi dan pendampingan kepada Ulu-Ulu Kalurahan Beji dalam rangka penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk kegiatan pembangunan talud dan jalan usaha tani. Rencana pembangunan berlokasi di ruas jalan penghubung Padukuhan Bendo dengan Padukuhan Ngelo Kidul.

Kegiatan pendampingan ini digelar di Balai Kalurahan Beji, Jumat (10/4/2026), dihadiri oleh Ulu-Ulu Kalurahan Beji, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Dukuh Bendo, Dukuh Ngelo Kidul, serta Pendamping Desa dan PLD Kapanewon Ngawen.

Fokus pada Teknis dan Akuntabilitas Anggaran

Dalam fasilitasi tersebut, Pendamping Desa bersama PLD mendampingi proses penyusunan RAB mulai dari pengukuran volume lapangan, penentuan spesifikasi teknis, hingga perhitungan harga satuan berdasarkan standar kabupaten dan survei harga pasar setempat.

"Peran kami memastikan RAB yang disusun Ulu-Ulu dan TPK sudah sesuai regulasi, wajar, dan bisa dipertanggungjawabkan. Terutama untuk pembangunan talud, aspek kekuatan struktur dan volume galian-timbunan harus dihitung detail agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan anggaran," jelas Pendamping Desa Kapanewon Ngawen.

Untuk jalan usaha tani, diskusi menitikberatkan pada penentuan lebar jalan, jenis perkerasan, dan titik-titik rawan longsor yang perlu diperkuat talud. Ruas jalan Bendo–Ngelo Kidul dipilih karena menjadi jalur utama petani mengangkut hasil panen dan pupuk, namun kondisinya masih berupa tanah dengan kontur yang rawan tergerus saat musim hujan.

Respon Ulu-Ulu dan Harapan Warga

Ulu-Ulu Kalurahan Beji menyampaikan bahwa pendampingan ini sangat membantu, khususnya dalam memahami teknis penyusunan RAB sesuai aplikasi SISKEUDES. "Kami jadi lebih paham cara menghitung kebutuhan material untuk talud, upah kerja, dan sewa alat. Dengan didampingi, kami lebih yakin RAB ini nantinya tidak bermasalah saat pemeriksaan," ujarnya.

Dukuh Bendo dan Dukuh Ngelo Kidul menambahkan bahwa warga sudah lama menantikan perbaikan ruas jalan ini. "Kalau hujan, jalan jadi licin dan sering longsor. Talud dan jalan yang diperkeras akan sangat membantu petani. Apalagi ini jalur utama ke sawah dan kebun," kata Dukuh Ngelo Kidul.

Tahapan Selanjutnya

Setelah RAB rampung dan disepakati, dokumen akan diverifikasi oleh tim kabupaten sebelum masuk ke tahap pengadaan dan pelaksanaan fisik. Pendamping Desa menegaskan akan terus mengawal hingga proses pelaksanaan agar sesuai dengan perencanaan.

"Prinsipnya, pembangunan dari Dana Desa harus tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat administrasi. Dengan fasilitasi sejak perencanaan, potensi kesalahan bisa ditekan sejak awal," tutup PLD Kapanewon Ngawen.

Pembangunan talud dan jalan usaha tani di ruas Bendo–Ngelo Kidul ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar-pedukuhan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mengurangi risiko kerusakan jalan akibat erosi. -hp-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Percepat Kesejahteraan Kader, Pemerintah Desa Koordinasi Penyaluran Insentif April 2026

KAMPUNG, 15 April 2026 – Dalam upaya mengapresiasi kinerja para penggerak di tingkat akar rumput, Pemerintah Desa melakukan koordinasi inte...