Monitoring Renovasi Kandang Ayam Jowo Super, BUMKal Bangkit Karya Mandiri Dorong Ketahanan Pangan Kampung
Rabu, 1 April 2026
Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat kampung terus digencarkan melalui berbagai program strategis. Salah satunya dilakukan oleh BUMKal Bangkit Karya Mandiri yang saat ini tengah menjalankan proyek renovasi kandang ayam Jowo Super. Pada Rabu, 1 April 2026, kegiatan monitoring terhadap progres renovasi tersebut dilaksanakan oleh jajaran Jawatan Praja bersama Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses renovasi kandang berjalan sesuai dengan rencana, baik dari segi teknis pembangunan maupun kesiapan operasional ke depan. Dalam peninjauan tersebut, tim monitoring melihat langsung kondisi fisik kandang yang sedang diperbaiki, sekaligus mengevaluasi kebutuhan tambahan agar fasilitas peternakan dapat berfungsi optimal.
Program budidaya ayam Jowo Super ini merupakan salah satu inisiatif unggulan BUMKal Bangkit Karya Mandiri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat kampung. Dengan kapasitas rencana mencapai 2.000 ekor ayam, proyek ini diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi warga.
Perwakilan Jawatan Praja dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program ini memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak seperti PD dan PLD juga menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan.
Tidak hanya fokus pada produksi, aspek pemasaran juga telah dipersiapkan dengan matang. BUMKal Bangkit Karya Mandiri diketahui telah menjalin kerja sama dengan pihak perusahaan untuk penyerapan hasil panen ayam Jowo Super. Langkah ini dinilai strategis karena dapat menjamin kepastian pasar serta menjaga stabilitas harga bagi para peternak.
Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan hasil budidaya nantinya tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi pengembangan usaha peternakan di tingkat kampung.
Masyarakat setempat pun menyambut positif program ini. Mereka berharap renovasi kandang dapat segera rampung sehingga proses budidaya bisa segera dimulai. Selain membuka peluang kerja, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara keseluruhan.
Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala, semua pihak optimistis bahwa proyek ini dapat segera terealisasi sesuai target. BUMKal Bangkit Karya Mandiri diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus contoh keberhasilan pengelolaan usaha berbasis komunitas dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar